Komamu SMP Muhammadiyah Al Mujahidin: Safari TPA dan Tarawih Latih Dakwah Siswa
Playen — Bidang ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab) SMP Muhammadiyah Al Mujahidin menyelenggarakan program Komamu (Korp Mubalig Muhammadiyah) dengan kegiatan Safari TPA dan Safari Tarawih. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 24 Februari hingga 06 Maret 2026 di berbagai TPA dan masjid di wilayah Wonosari.
Program Komamu bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam berdakwah di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mempelajari teori di kelas, tetapi juga mempraktikkan langsung ilmu yang telah dipelajari.
Wakil Kepala Sekolah bidang ISMUBA sekaligus penanggung jawab kegiatan, Ustaz Suluri, M.Pd., Gr., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran praktik bagi para siswa. “Pembelajaran tidak hanya mengerti teori saja tetapi praktik langsung dari ilmu yang diajarkan,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa diterjunkan untuk membantu kegiatan keagamaan di masyarakat, seperti mendampingi pembelajaran di TPA serta mengisi kegiatan Safari Tarawih di berbagai masjid. Pada tahun ini, program Komamu menjangkau 16 TPA dan 6 masjid. Bahkan, banyak masyarakat yang berharap adanya pendampingan TPA secara berkelanjutan.
Pembina kegiatan Komamu, Ustaz Wisnu Giri Antoro, S.I.Pust., M.Pd., menambahkan bahwa program ini juga hadir sebagai respon terhadap kondisi di masyarakat yang saat ini mengalami kekurangan tenaga pengajar TPA. Ia menjelaskan bahwa masih banyak TPA yang kekurangan pengajar karena semakin sedikit remaja yang bersedia mengajar.
“Adanya keluhan masyarakat tentang kurangnya minat pengajar TPA menjadi salah satu alasan kegiatan Komamu ini dilaksanakan. Program ini sekaligus mengajarkan metode dakwah di lingkungan masyarakat, terutama di TPA, sehingga bisa menjembatani TPA yang kekurangan pengajar,” jelasnya.
Selain itu, kegiatan Safari Tarawih juga menjadi sarana bagi siswa untuk melatih kemampuan berdakwah secara langsung di masjid. Dalam kegiatan tersebut, siswa diberi kesempatan untuk menjadi imam salat tarawih maupun menyampaikan kultum. “Safari tarawih ini melatih anak-anak agar mampu menjadi imam dan menyampaikan kultum tarawih di masyarakat, tentunya berdasarkan pelatihan yang sudah dilaksanakan sebelumnya,” tambahnya.
Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat. Para siswa juga terlihat antusias karena dapat berbagi ilmu sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat. “Dari kegiatan tersebut, respon masyarakat baik dan anak-anak juga senang ketika mampu untuk berbagi. Takmir-takmir masjid juga merasa senang karena bisa dikunjungi dan menjadi penyemangat baru dalam kegiatan ibadah di masjidnya,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah Al Mujahidin, Zendy Pradikta, M.Pd., Gr., menyampaikan bahwa kegiatan Komamu memiliki peran penting dalam membentuk mental dan karakter siswa, khususnya dalam praktik dakwah di masyarakat. Ia menjelaskan bahwa kegiatan Safari TPA dan Safari Tarawih menjadi sarana bagi siswa untuk melatih mental sekaligus memberikan pengalaman nyata dalam berdakwah.
Program Komamu sendiri telah berjalan selama dua tahun terakhir. Ke depan, pihak sekolah berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak masyarakat. “Harapannya program ini akan terus berjalan di tahun-tahun yang akan datang. Anak-anak yang diterjunkan juga semakin siap sehingga dapat lebih banyak menebar kebaikan di lingkungan sekitar,” pungkasnya.